Karena di sini, dia bebas melangkah, tak peduli kejamnya dunia memakinya...

Senin, 16 Desember 2013

Mimpi Kemarin

Terasa seperti berada di negeri lain

Tempat di mana beberapa manusia sempurna tinggal di dalamnya

Kemarin, aku sempat mengambil beberapa bagian di sana

Entahtahlah itu apa, mimpi? Tapi terasa nyata

Nyata, tapi terlalu jauh

Ini terjadi sudah cukup lama, kisarannya sekitar hampir 3 tahun

Tidak banyak yang ku ingat, tapi dia terpampang jelas di depan mataku

Selama itu, aku sering memegang tangannya, memeluk tubuhnya yang mungil dan hangat

Hal itu, iya, menatap mata indahnya, masih sama, tak pernah berubah

Ketika aku sadar telah menulis ini, aku menghela nafas, kembali dan berkata...

"Benarkah? Ini terlalu dingin, kurasa ini hanya mimpi musim panas ku, dimana tubuh ku selalu merasa lebih dingin bila melihatnya!"

Aku tersadar, aku harus bangun, badan ku telah letih untuk bermimpi dalam tidur kemarin

Iya, aku telah bangun, dari mimpi...

Mimpi apa itu? Indahkah bagiku? Burukku bagiku?

Ahh.. sudahlah

Tiba saja, dia, bukan yang itu, tapi dia, memasuki dunia nyataku, menyadarkanku akan waktu sia sia yang telah aku habiskan bersama mimpi itu

Kali ini berbeda, dia jauh lebih dingin dari ku, dia berkata dia menyukai hangatnya sentuhan tanganku

Entahlah, kenyataan ini juga cukup singkat bagiku

Tapi aku bahagia, ini adalah bagian sebenarnya

Sebenar benar nya pribadi yang telah rela memasuki kehidupan ku

Menerima apa yang ada pada ku dan cerita ku, dulu

Terimakasih, dia yang masih menunggu ku di ujung jalan ku

Sabarlah, aku tidak akan lama :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar